8 Bintang Film yang Perankan Beberapa Superhero
Seiring makin digemarinya film superhero saat ini,
proses casting menjadi satu hal yang cukup esensial dan selalu menarik
untuk diikuti. Menariknya lagi, casting superhero seringkali berujung
pada pro dan kontra yang mayoritas disuarakan oleh fans dari superhero
terkait. Apapun itu, karena superhero sudah memiliki basis fans yang
terhitung besar, maka hampir bisa dipastikan nama aktor/aktris yang
memerankannya akan melambung tinggi, apalagi jika cara mereka
membawakannya berhasil menyamai atau bahkan melebihi ekspektasi.
Satu hal yang terdengar menggeltik, ternyata ada situasi dimana satu
aktor/aktris bisa terpilih memerankan lebih dari satu superhero. Hal ini
sebenarnya bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya yang
cukup masuk akal ialah penampilan fisik mereka yang pas dan sesuai untuk
menghidupkan beberapa superhero. Dan berikut adalah delapan bintang
film yang ditunjuk memerankan beberapa superhero:
8) Halle Berry (Storm/Catwoman)

Meskipun berhasil membawa pulang piala Oscar atas penampilan impresifnya di drama
Monsters Ball, nama Halle Berry justru melejit lewat film-film superhero, yakni franchise
X-Men sebagai Storm dan
Catwoman
sebagai karakter utamanya. Bagaimanapun, gelar aktris terbaik Academy
Award yang disandang Berry nyatanya belum cukup untuk membuat dewi
fortuna berpihak padanya di genre superhero. Jika franchise
X-Men terbilang menyia-nyiakan talenta Berry lantaran memberinya porsi peran relatif kecil, maka di
Catwoman Berry justru tampil melempem kecuali kecantikan dan keseksiannya sebagai antiheroine yang sangat menghipnotis.
7) Ellen Page (Kitty Pryde/Boltie)

Berkebalikan dengan Halle Berry, Ellen Page yang menyabet nominasi
Oscar (namun tak pernah memenangkannya) masih memiliki taji di kancah
film superhero yang sepak terjangnya disambut positif. Peran aktris
bertubuh mungil yang paling populer ialah Kitty Pryde, mutan yang mampu
bergerak menembus benda padat. Jangan lupakan juga kemampuannya mengirim
seseorang ke masa lalu di
X-Men: Days of Future Past yang menjadi bagian krusial dalam keseluruhan cerita film.
Peran Page yang lain adalah Boltie dalam
Super yang berkisah superhero gadungan ala
Kick-Ass.
Walaupun kurang familiar di telinga audiens mainstream, namun
mereka-mereka yang telah mencicipi film indie karya James Gunn mayoritas
setuju kalau Boltie adalah pencuri perhatian yang ulung dan memorable.
Namun alih-alih tampil manis seperti yang banyak dikenal orang di
Juno, disini Page tak segan menyuguhkan kegilaan yang tak jarang sampai mengernyitkan dahi penontonnya.
6) Ryan Reynolds (Green Lantern/Deadpool)
Jauh sebelum film
Deadpool yang kini cukup diantisipasi
mendapatkan lampu hijau, Ryan Reynolds sudah terlebih dulu memerankan
karakter antihero tersebut di
X-Men Origins: Wolverine. Namun
sayangnya sepak terjang Deadpool disana tidak sekeren yang diharapkan
fans. Oleh karenanya film solo Deadpool diharapkan mampu memaksimalkan
kegilaan aksi prajurit bayaran yang terkenal kocak.
Serupa dengan
X-Men Origins: Wolverine, peran superhero Reynolds di film
Green Lantern
juga memperoleh respon kurang baik. Bukan penampilan Reynolds sebagai
Hal Jordan yang dipersoalkan, melainkan pendalaman karakter yang kurang
diprioritaskan. Alhasil,
Green Lantern tampak seperti
pertunjukan Reynolds mengenakan kostum hijau jamrud berhiaskan CGI dosis
tinggi namun ditambah rangkaian adegan action yang lumayan menghibur.
5) Nicolas Cage (Ghost Rider/Big Daddy/Superman)

Dari peran kelas Oscar hingga kelas dua, sulit untuk mengingkari
kenyataan bahwa Nicolas Cage sudah mencoba beragam jenis peran di
sepanjang karir aktingnya. Peran superhero pun juga tidak luput dari
daftar filmografi Cage. Dari seorang rider motor gede berkepala api
a.k.a. Ghost Rider, Cage kemudian mencoba sesuatu yang lebih gila lagi.
Ya, Cage sempat unjuk kebolehan aktingnya di
Kick-Ass dengan
memparodikan Batman yang mengusung nama Big Daddy. Hasilnya pun boleh
dibilang tidak mengecewakan dan sedikit banyak sudah membantu melejitkan
kembali nama Cage yang sempat meredup. Dan satu lagi, Cage juga
terpilih menjadi Superman di film besutan Tim Burton yang batal
diproduksi di akhir tahun 90-an. Uniknya, Superman versi Burton/Cage ini
berani tampil beda karena ia memiliki rambut panjang. Sulit dibayangkan
jika film Superman nyentrik ini berakhir dibuat.
4) Aaron Taylor-Johnson (Kick-Ass/Quicksilver)

Nicolas Cage bukan satu-satunya bintang
Kick-Ass yang tampil
dalam film superhero lain. Sang pemeran Kick-Ass, Aaron Taylor-Johnson,
berhasil menemukan jalannya menjadi superhero “sungguhan” dengan
memerankan Quicksilver yang bergabung dengan skuad Avengers untuk
menghentikan Ultron. Namun jika
Kick-Ass menjadi hembusan udara
segar di tengah menjamurnya film superhero bergelimang efek CGI, maka
Quicksilver Taylor-Johnson hadir pasca kedatangan speedster yang sama
versi Evan Peters di
X-Men: Days of Future Past.
Quicksilver Peters memang tidak mudah dilupakan berkat adegan slow-motion miliknya yang menjadi momen seru di
Days of Future Past.
Sementara Quicksilver Taylor-Johnson juga tidak kalah dalam
menghadirkan momen keren, hanya saja ia seperti tenggelam oleh pesona
saudaranya, Scarlet Witch. Seandainya Quicksilver Johnson tidak
buru-buru dieliminasi, maka ia punya kesempatan untuk membuat dirinya
lebih memorable.
3) Samuel L. Jackson (Frozone/Nick Fury)

Aktor dengan talenta sebesar Samuel L. Jackson dapat dengan mudah
terdeteksi radar film superhero. Sehingga rasanya tidak mengejutkan
begitu mengetahui ia mengambil peran Nick Fury yang selalu muncul di
setiap film Marvel, di luar
Guardians of the Galaxy.
Jackson sendiri telah lama menjadi bagian penting di Marvel Cinematic
Universe, namun film yang pertama kali membawanya ke dunia superhero
tidak lain adalah
The Incredibles dari Pixar. Posisi jagoan
utama dalam film mungkin berada di pundak besar Mr. Incredible. Tapi
harus diakui pahlawan berkekuatan es, Frozone, yang disuarakan Jackson
selalu berhasil mencuri perhatian di setiap adegan yang menampilkannya.
Jackson belakangan memastikan Frozone siap hadir di sekuel
Incredibles yang kembali digarap Brad Bird, sehingga ini akan menjadi kabar gembira bagi penggemar
Incredibles.
2) Ben Affleck (Daredevil/Batman)
Beberapa aktor pernah merasakan karir yang naik turun bak roller
coaster seperti halnya Ben Affleck. Di balik hingar bingar kesuksesan
yang ia ukir di
Good Will Hunting sampai
Argo, sang
aktor juga pernah merasakan masa-masa sulit pada awal 2000-an. Satu dari
sekian film yang dinilai ikut andil menyebabkan Affleck terpuruk ialah
Daredevil
yang seolah menjadi magnet ejekan untuk dirinya. Maka tak heran jika ia
sempat mengutarakan penyesalannya atas keputusannya mengambiln peran
Matt Murdock dalam film superhero Marvel.
Akan tetapi selalu ada kesempatan kedua dalam hidup ini, bukan? Ya,
kiranya kalimat itulah yang tepat untuk menggambarkan posisi Affleck
saat ini. Tak tanggung-tanggung, ia bahkan dipercaya menghidupkan sosok
superhero yang lebih populer juga ikonik: Batman. Kendati casting ini
cukup mengundang banyak keraguan, yang pasti sutradara Zack Snyder punya
alasan tersendiri menjadikan Affleck sebagai The Dark Knight di
Batman v Superman yang menandai awal DC Cinematic Universe.
1) Chris Evans (Human Torch/Captain America)

Chris Evans bisa dibilang seperti “bunglon” yang selalu berhasil
membaur dengan lingkungan tempat ia berpijak. Dalam artian, Evans tampil
tanpa celah baik dalam memerankan Human Torch dan Captain America,
terlepas dari dua film superhero tersebut memiliki tingkat kesuksesan
yang berbeda.
Bagian menariknya, Marvel masih mau memberikan tiket kepada Evans
untuk masuk ke dalam markas besar Avengers yang bertabur bintang, tak
lama setelah ia menjadi bagian
Fantastic Four yang berakhir
buruk. Ini membuktikan Evans masih punya kharisma dan kemampuan akting
yang sayang untuk disia-siakan begitu saja. Berikutnya ia siap kembali
di
Captain America: Civil War pada 2016 dan banyak sekali yang
penasaran apakah ini menjadi film Marvel terakhirnya lantaran Evans
berulang kali mengatakan ingin berhenti membintangi film-film besar.